Demo Gojek 3 Oktober 2016, Demo Besar-Besaran Gojek Oktober 2016


Demo Gojek 3 Oktober 2016, Demo Besar-Besaran Gojek Oktober 2016

Pada hari ini Senin tanggal 3 Oktober 2016 driver Gojek kembali akan melakukan demo terkait dengan kebijakan Gojek yang dirasa oleh para driver Gojek makin menyulitkan dan tidak makin mensejahterakan para mitranya.

Jadi bagi anda yang biasa menggunakna layanan Gojek, maka untuk hari ini bisa jadi anda akan kesulitan mendapatkan Gojek sebab mereka akan melakukan demo ke kantor Gojek yang berada di Kemang, Jakarta Selatan dan sebagai rasa protesnya mereka akan melakukan aksi untuk tidak terima order pada hari ini. 


Demo Gojek 3 Oktober 2016 kali ini diperkirakan akan membawa massa driver Gojek yang banyak mengingat mereka akan melakukan demo se-Jabodetabek dengan konsentrasi massa di kantor pusat Gojek daerah Kemang. Oleh sebab itu sebaiknya anda juga menghindari rute jalan yang mengarah kesana atau jalan-jalan di sekitar kantor pusat Gojek tersebut. 

demo gojek 3 oktober 2016, demo gojek hari ini, demo gojek oktober 2016, demo gojek besar-besaran oktober 2016
dok. demo Sept 2016





Hindari Jalan Menuju Kantor Pusat Gojek Kemang
Agar anda tidak terjebak macet dalam lautan demo Gojek sebaiknya anda tidka mengarah ke area kantor Gojek Kemang seperti jalan-jalan sebagai berikut : RS

Kemang Raya, Fatmawati Raya, Bangka Raya, P. Antasari, Ampera Raya, Mampang Prapatan Raya, Pejaten Barat Raya, RA Kartini Raya, Cilandak KKO Raya,  TB Simatupang, Pasar Minggu, Margasatwa Raya serta jalan-jalan lain yang menuju kantor Gojek lainnya.


Penyebab Demo Gojek 3 Oktober 2016
Jika ada aksi demo seperti ini tentu ada penyebab sehingga para mitra Gojek tersebut melakukan demo besar-besaran. Lalu apa penyebab mereka melakukan demo tersebut?
 
Hal ini dipicu oleh kebijakan Gojek yang sejak pertengahan bulan Agustus 2016 lalu mengeluarkan aturan adanya Sistem Performa Gojek yang diberlakukan kepada seluruh driver Gojek. Sistem performa Gojek melekat pada setiap aplikasi driver Gojek sehingga mereka pasti memiliki nilai performanya masing-masing.

demo gojek 3 oktober 2016, demo gojek hari ini, demo gojek oktober 2016, demo gojek besar-besaran oktober 2016
dok. demo Sept 2016


Pada awal-awal dikeluarkannya performa Gojek tersebut pihak Gojek menerapkan batas minimal 70% sebagai angka minimal performa Gojek sebagai syarat untuk mendapatkan bonus harian.

Batas tersebut dirasa berat dan terlalu tinggi sehingga sangat sulit dicapai yang berarti otomatis seorang driver tidak akan mendapatkan bonus harian walaupun pointnya telah mencukupi.


Sistem Bonus Sebelum dan Setelah Adanya Performa Gojek
Perlu diketahui bahwa untuk mendapatkan bonus harian seorang driver Gojek harus memenuhi syarat yang telah dikeluarkan oleh pihak Gojek. Berikut ini adalah syarat untuk mendapatkan bonus harian sebelum dan setelah adanya performa Gojek.


Syarat Bonus Sebelum Adanya Performa Gojek
Dulu sebelum adanya Performa Gojek, para driver Gojek akan mendapatkan bonus harian dengan menggunakan sistem point. Misal untuk layanan Go-Ride diberi point sekian, layanan Go-Food sekian sehingga jika driver bisa menyelesaikan layanan-layanan tersebut mereka akan mendapat point sampai jumlah minimal tertentu.

Misal jika sudah mencapai point 10, 12 dan 14 maka masing-masing akan mendapat bonus harian sesuai point yang dikumpulkan.

Dari syarat ini akhirnya mereka berlomba-lomba mengumpulkan point-point tersebut untuk mendapatkan bonus harian. Artinya hanya ada satu syarat saja untuk mendapatkan bonus harian yaitu tercapainya point minimal.


Syarat Bonus Setelah Adanya Performa Gojek
Dengan dimunculkannya performa Gojek mulai pertengahan Agustus 2016 lalu ternyata kemunculan performa Gojek ini ikut mempengaruhi peroleh bonus harian. Jadi syarat untuk mendapatkan bonus setelah adanya performa Gojek ada 2 syarat yaitu tercapainya point dan juga tercapainya angka performa Gojek.

Saat awal dimunculkan, pihak Gojek mematok angka 70% sebagai batas minimal performa Gojek namun karena diprotes dan didemo akhirnya turun menjadi 50%. Hal inilah yang kemudian memunculkan reaksi keras dari para driver Gojek sebab walaupun sudah diturunkan menjadi 50% kenyataannya sangat sulit untuk mendapatkan angka minimal tersebut.



Beratnya Mencapai Batas Minimal Performa Gojek
Apa yang memberatkan para driver Gojek untuk mencapai batas minimal 50% tersebut? Dari keluhan-keluhan para driver Gojek, mereka mengeluhkan sistem penilaian yang tidak transparan dari mana angka yang didapatnya.



  • Komponen/Formula Yang Tidak Transparan
Mereka bingung dengan angka performa yang tiba-tiba turun drastis padahal hanya tercancel satu orderan, padahal tindakan cancel order bisa dilakukan oleh calon penumpang ataupun driver. Jika aksi cancel dilakukan oleh calon penumpang maka driver sudah tidak bisa berbuat apa-apa.

Bisa jadi aksi cancel tersebut tidak berdampak kepada calon penumpang tapi bagi driver Gojek satu order yang dicancel sangat berarti bahkan bisa membuat bonus harian melayang.

Para driver juga tidak bisa melihat detil rincian terhadap performa yang mereka terima. Misalkan ia mendapat 45%, maka ia tidak tahu angka 45% tersebut berasal dari mana dan terdiri dari komponen apa saja.

Misalkan saja mereka tahu komponennya tentu mereka akan memperbaiki komponen nilai yang turun tersebut sehingga bisa mengejar ketertinggalan angka performa Gojeknya. Tapi hal ini belum bisa dilakukan sehingga para driver hanya pasrah menerima kalkulasi angka dari sistem aplikasi Gojek.



  • Banyaknya Order Fiktif (Ofik)
Hal lain yang membuat jeblok dan susahnya mencapai batas minimal performa Gojek adalah kelemahan aplikasi Gojek yang belum bisa menngkal adanya aksi order fiktif (ofik) yang dilakukan oleh orang-orang bertangan jahil.

Order fiktif adalah order yang dilakukan sesorang tanpa niatan untuk order Gojek, mereka hanya membuat orderan untuk kemudian segera me-cancel orderan tersebut.

Ofik ini sangat berpengaruh sekali kepada performa Gojek. Jika satu order yang tercancel saja bisa menurunkan secara drastis apalagi jika ada 5 ofik, 10 ofik atau bahkan lebih yang masuk ke driver Gojek, bisa-bisa jeblok berat performanya.


Dari sulit dan belum transparannya sistem performa Gojek akhirnya membuat para mitra Gojek bingung dan tidak bisa memperbaiki kinerjanya. Karena tidak tahu komponenya akhirnya mereka kesulitan mau diperbaiki bagian mananya sehingga performanya meningkat.

Apalagi hal ini menyangkut bonus harian. Bisa dibayangkan setelah ngojek sana-sini seharian, point sudah terkumpul tapi gara-gara ada order yang tercancel bisa membuat jeblok yang akhirnya tutup transaksi tanpa mendapat bonus padahal point sudah tercapai.

Mudah-mudahan aksi demo Gojek 3 Oktober 2016 dapat berlangsung aman dan mendapat solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.











Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Demo Gojek 3 Oktober 2016, Demo Besar-Besaran Gojek Oktober 2016"


  1. sistem gojek masih sangat lemah, sering applikasi membaca ada nya masuk order namun orderan tersebut tidak muncul di hp driver, tahu2 performa turun jadi 12% tanpa tahu penyebab nya,

    belum lagi orderan yg masuk ke beberapa driver sekaligus, dan orderan go food untuk toko yg sudah pindah atau tutup,,, mau tidak mau driver harus mengcancel, dan performa pun turun

    dan sekarang go send dan go kilat tidak ada batasan jarak, driver di paksa menjalankan orderan ke tempat yg sangat jauh dan memakan waktu, dengan tarif yg murah,,,

    BalasHapus