Inikah Alasan Gojek Mogok Agustus 2016 Dan Gojek Demo Di Bulan Agustus 2016?

Inikah Alasan Gojek Mogok Agustus 2016 Dan Gojek Demo Di Bulan Agustus 2016?

Driver Gojek kembali bereaksi atas kebijakan PT Go-Jek Indonesia yang telah memberlakukan tarif baru serta aturan baru dalam aplikasi terbarunya. Para driver Gojek merasa makin berat dengan tarif yang diberlakukan oleh pihak Gojek.

Untuk itu bagi anda yang sudah terbiasa menggunakan jasa Gojek untuk aktifitas harian, maka bisa jadi anda akan kesulitan mendapatkan driver Gojek sebab mereka sedang melakukan aksi protes kepada pihak Gojek.

Bentuk protes tersebut adalah dengan tidak nge-bid mulai hari ini (14 Agustus 2016), ya... para driver Gojek mogok narik penumpang. 

gojek demo agustus 2016, gojek mogok agustus 2016, gojek demo agustus 2016, demo gojek agustus 2016
Gagal dapat bonus karena diabwah 70%



Alasan Gojek Mogok Agustus 2016, Gojek Demo Agustus 2016

Diberbagai komunitas Gojek, mereka menyatakan keberatannya dengan sistem tarif dan juga adanya fitur tambahan yang dikeluarkan oleh Gojek yaitu Menu Performa Gojek yang ternyata berdampak kepada perhitungan bonus harian.

Fitur Performa Gojek Dan Pengaruhnya Terhadap Bonus Harian

Performa Gojek adalah tingkat penerimaan driver terhadap order yang masuk (acceptance rate) dan bukan completion rate. Jadi ketika ada order yang masuk dan ternyata tiba-tiba calon penumpang membatalkan orderannya atau mungkin orderan batal karena koneksi internet yang mendadak mati, maka hal itu akan langsung berdampak kepada performa para driver Gojek.

Atau mungkin saat kondisi badan sudah lelah maka bisa jadi seorang driver tidak mau menerima orderan yang ditawarkan oleh aplikasi Gojek sehingga ia merasa lebih baik untuk tidak menerima orderan tersebut.

Apalagi pihak Gojek juga mensyaratkan batas minimal tingkat penerimaan adalah 70% untuk bisa mendapatkan bonus harian. Batasan/threshold tersebut dirasa sulit untuk stabil dicapai dalam setiap harinya.

Jika sebelumnya seorang driver Gojek bisa mendapatkan bonus harian dengan sistem point yaitu point sebesar 10 atau 12 atau 14 maka dengan adanya performa Gojek ini mereka harus menjaga rating performa-nya minimal 70%. Ada dua syarat yang harus dicapai sekaligus.

Untuk mendapatkan bonus dengan sistem point saja sudah berat apalagi ditambah dengan syarat tingkat penerimaan 70%, makin berat saja.


Tarif Gojek Makin Turun. Bersamaan dengan adanya fitur performa Gojek tersebut ternyata Gojek juga mengeluarkan tarif baru Gojek yang jika dibanding dengan tarif lama dirasa driver Gojek masih lebih baik skema tarif yang lama.

Sebagai contoh untuk tarif yang baru ini, misal untuk wilayah Jabodetabek saat Rush Hour dengan jarak 1-2 Km tarifnya sebesar Rp 4.000 dan diatas 2 km tarifnya adalah Rp 2.000/km mulai kilometer pertama. Maka jika ada order sejauh 2 km, driver Gojek saat ini akan menerima Rp 4.000.

Dan untuk diluar Rush Hour Gojek tarifnya adalah 1- 2.7 km = Rp 4.000 dan diatas 2.7km tarifnya Rp 1.500/km. Jadi jika ada order diluar rush hour sejauh 3km maka driver Gojek akan menerima Rp 4.500 dari pelanggan.



 

Baca selengkapnya di : Tarif Gojek Terbaru Mulai 13 Agustus 2016


 

Jika dibandingkan dengan skema tarif lama pada saat Rush Hour dengan jarak yang sama (2km), driver Gojek akan menerima Rp 15.000 (konsumen kena tarif minimal yaitu Rp 15.000). 

gojek demo agustus 2016, gojek mogok agustus 2016, gojek demo agustus 2016, demo gojek agustus 2016


Ini berarti dengan semakin turunnya tarif Gojek, maka penerimaan para driver Gojek juga akan semakin menurun.

Bagaimana menurut anda apakah tarif baru ini kiranya bisa untuk operasional driver Gojek seperti untuk nelpon pelanggan saat berkoordinasi, beli bensin, biaya service motor rutin serta untuk biaya hidup bagi keluarga-keluarga mereka?

Itulah yang menjadi alasan Gojek mogok Agustus 2016 ini. Tentunya mereka juga ingin dengan pekerjaan sebagai driver Gojek juga bisa menafkahi keluarganya dengan baik. Mudah-mudahan ada solusi yang tidak saling memberatkan baik itu untuk pihak Gojek maupun para mitranya sehingga tidak ada Gojek demo Agustus 2016.









Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Inikah Alasan Gojek Mogok Agustus 2016 Dan Gojek Demo Di Bulan Agustus 2016?"

  1. menurut saya untuk fitur peforma itu tidak jelas regulasi perhitungannya dan berkesan hanya untuk mengurangi atau mentiadakan bonus semata,jadi menurut saya fitur inilah yang menjadi penyebab utama ketidak nyamanan driver saat ini...

    BalasHapus
  2. peforma itu gimana maksudnya? misal ad 6 penumpang, lalu perhitungganya gmn? jadi penasaran knp pada demo hehe

    BalasHapus