Ojek Online UberJek, Ojek Online Tanpa Seragam Saingan Baru Dalam Bisnis Ojek Online

Ojek Online UberJek, Ojek Online Tanpa Seragam Saingan Baru Dalam Bisnis Ojek Online

Bisnis ojek online masih bersinar dan memberikan harapan baru bagi pelaku bisnis transportasi untuk mendulang rupiah dari bisnis ojek tersebut.

Bermacam-macam ojek onine pun kini tumbuh subur mengingat potensi pasar yang masih besar. Setelah kemarin muncul Gojek, Grabbike, Blujek, Ladyjek maka akan ada calon ojek online baru yang saat ini sedang bersiap untuk meramaikan bisnis oje online di ibukota Jakarta, namanya Uberjek.

UberJEK adalah sebuah perusahaan ojek online yang aplikasinya berbasis Android/iOS seperti halnya ojek-ojek online lainnya, namun ada satu hal yang membedakan Uberjek ini berbeda dengan ojek online lainnya yaitu bahwa Uberjek tidak menggunakan seragam khusus dalam operasionalnya. 

Alasan Uberjek untuk tidak menggunakan seragam adalah karena memang Uberjek ingin menjadikan Uberjek sebagai ojek pribadi bagi semua orang. Oleh sebab itu Uberjek memiliki motto "everyone's private ojek" atau "ojek private bagi setiap orang". Dengan tanpa seragam dalam operasionalnya maka penumpang akan merasa lebih nyaman sebab ia tidak dikenali sebagai penumpang ojek.
Hal yang melatarbelakangi kenapa Uberjek ingin menjadikan ojek online Uberjek sebagai ojek private adalah berdasarkan hasil survei dimana dari hasil survei tersebut menunjukan bahwa penumpang yang menyukai naik ojek tak berseragam ternyata lebih besar persentasenya dibanding penumpang yang menyukai ojek berseragam. 
  
ojek online uberjek, uberjek, ojek uberjek, aris wahyudi uberjek, aris wahyudi
Founder Uberjek : Aris Wahyudi

Hasil survei Uberjek menunjukan 53% penumpang suka ojek tak berseragam dan 47% memilih ojek berseragam. Alasan mereka yang memilih ojek tak berseragam adalah karena mereka merasa lebih nyaman saat naik ojek tak berseragam terutama bagi para penumpang wanita.

Founder dari ojek online Uberjek ini adalah Aris Wahyudi, ia alumnus Essex University di Inggris yang dikirim tugas belajar oleh BJ Habibie melalui program Overseas Fellowship Program (OFP). Uberjek ini berada dala naungan PT Uberjek Trans Indonesia yang berkantor di daerah Pejaten, Jakarta Selatan.


Apa saja layanan Uberjek? Tidak berbeda jauh dengan ojek-ojek online lainnya yang menawarkan berbagai layanan berbasis transportasi ojek ini, maka dalam operasionalnya nanti pihak Uberjek menawarkan 3 jenis layanan Uberjek kepada masyarakat yaitu layanan U-Courier, layanan U-Transport dan layanan U-Lady.
  • U-Courier merupakan layanan dari Uberjek untuk pengantaran barang / jasa kurir barang atau dokumen
  • U-Transport merupakan layanan dari Uberjek untuk layanan ojek atau anatar jemput penumpang
  • U-Lady merupakan layanan yang dikhususkan untuk para wanita. Jadi drivernya wanita dan penumpangnya juga wanita
Dari ketiga layanan diatas mana ya yang kira-kira akan diminati oleh masyarakat? Kita lihat saja perkembangan animo masyarakat setelah Uberjek ini mengaspal di tahun 2016.


Kuota 8.000 Driver Uberjek
Untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya nanti maka pihak Uberjek juga menggandeng para mitra Uberjek yaitu para driver Uberjek. Sebutan untuk para driver Uberjek ini adalah Rider Uberjek. Dari hasil perhitungan Uberjek maka ia akan merekrut Rider Uberjek sebanyak 8.000 orang saja untuk area Jabodetabek.

Pihak Uberjek memang membatasi jumlah ridernya sebanyak 8.000 ini agar setiap rider lebih terjamin untuk mendapatkan order dan tidak sepi order. Jika terlalu banyak rider maka dikhawatirkan akan muncul sepi order nantinya sehingga angka tersebut dirasa sebagai angka optimum bagi Uberjek.

Oleh sebab itu bagi anda yang tertarik bergabung dengan Uberjek silakan untuk segera mendaftar mengingat Uberjek ini masih baru dan belum launching sehingga persaingan untuk masuk ke Uberjek masih sedikit.

Tahap Seleksi  Uberjek
Dalam melakukan rekrutasi driver ojek online Uberjek, maka pihak Uberjek memberlakukan 2 tahap seleksi yaitu tahap pertama berupa seleksi administrasi dan tahap kedua berupa seleksi operasional.

Tahap pertama berisi seleksi administrasi, anda diminta untuk menyerahka beberapa berkas/dokumen yang diperlukan oleh pihak Uberjek kemudian mengisi formulir yang telah disediakan serta melakukan pengisian saldo awal sebesar Rp 100.000. Uang untuk saldo awal ini akan dikembalikan jika anda gagal tes.

ojek online uberjek, uberjek, ojek uberjek, tes ketek uberjek, tes bau badan uberjek
Tes bau badan Uberjek

Selanjutnya jika anda lolos seleksi tahap pertama maka anda akan dipanggil oleh pihak Uberjek untuk mengikuti seleksi tahap 2 yaitu Seleksi Operasional.

Dalam Seleksi Operasional ini anda harus mengikuti test kelayakan motor, tes pengetahuan berlalu lintas dan yang terakhir adalah tes bau badan atau bau ketek.

 
Ada Tes Bau Badan di Uberjek
Tes bau badan Uberjek atau tes bau ketek Uberjek ini dimaksudkan untuk memberi kenyamanan kepada penumpang nantinya. Jadi Uberjek berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada para penumpangnya yang salah satunya adalah dengan meminimalisir bau badan dari para driver nya. Untuk anda yang berminat menjadi driver ojek online, maka gunakan kesempatan ini untuk bergabung menjadi driver ojek online Uberjek. Persiapkan segala sesuatunya dengan baik dan mudah-mudahan anda dapat diterima.

Bagaimana, apakah anda tertarik bergabung menjadi mitra Uberjek dengan menjadi Rider Uberjek? Silakan mencoba, mumpung Uberjek belum launching selain itu Uberjek hanya membatasi jumlah Rider-nya sebanyak 8.000 Rider saja.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ojek Online UberJek, Ojek Online Tanpa Seragam Saingan Baru Dalam Bisnis Ojek Online"

Posting Komentar