Autobid Gojek, Bagaimana dan Mengapa Terjadi Autobid Gojek ?

Autobid Gojek, Bagaimana dan Mengapa Terjadi Autobid Gojek ?
Dalam komunitas tukang ojek online Gojek, perbincangan tentang berapa jumlah order yang didapat setiap hari, susahnya nge-bid saat ada order yang masuk serta persaingan sesama tukang ojek Gojek sudah menjadi diskusi harian yang selalu hangat diperbincangkan. Memang, saat ini untuk mendapatkan orderan Gojek sudah tidak semudah saat awal Gojek diluncurkan. 

Dulu para tukang ojek Gojek sampai kewalahan untuk memenuhi orderan yang masuk, hasil sampai belasan juta perbulan. Namun apa yang terjadi sekarang sungguh jauh sekali jumlahnya. Hal ini terjadi kemungkinan karena metode sebaran terhadap order yang masuk sudah berubah.

autobid gojek, gojek online, ojek online

Jika dulu setiap order akan disebar secara penuh/full dalam radius tertentu dengan lokasi calon penumpang sebagai titik pusatnya. Jadi semua tukang ojek Gojek yang berada dalam radius lingkaran calon penumpang akan menerima tanda/notifikasi order dan akhirnya mereka akan saling berebut mengambil orderan tersebut, siapa cepat dia dapat. 

Keadaan ini berbeda dengan yang sekarang terjadi dimana order yang masuk hanya akan disebar ke beberapa driver Gojek yang berada di radius minimal tertentu dari lokasi calon penumpang, sudah tidak disebar lagi secara penuh/full dalam radius lingkaran calon penumpang. Penggunaan metode sebaran yang baru ini akhirnya membuat orderan dirasa sepi oleh tukang ojek Gojek, apalagi ditambah jumlah driver Gojek yang banyak sekali. Lalu apa hubungannya dengan autobid Gojek yang ramai diperbincangkan tersebut?

Nge-bid, itulah istilah yang biasa digunakan para tukang ojek online ini untuk proses mengambil orderan yang masuk melalui aplikasi Gojek. Siapa cepat nge-bid nya maka dia akan mendapatkan calon penumpang. Proses nge-bid yang normal dilakukan adalah dengan cara menekan tombol untuk ambil orderan dengan jari, jadi ada proses manual dari tukang ojek online Gojek dengan menyentuh tombol ke aplikasi Gojek. 



Dengan demikian jika ada orderan yang masuk tapi driver tidak menekan tombol tersebut maka orderan akan lewat dan diperebutkan oleh tukang ojek online Gojek yang lain. Itulah sebabnya kenapa sering kita lihat para tukang ojek online sering terlihat mantengin HP nya sambil bersiap-siap jika ada order yang masuk.


Karena proses ambil order akan dimenangkan oleh yang cepat nge-bid akhirnya memicu orang untuk mencari akal bagaimana agar ia mendapat banyak order tanpa harus nge-bid secara manual. Ingat, bahwa selisih 1 atau 2 detik saja order bisa melayang jika tukang ojek online tidak sigap mengambil orderan, hingga akhirnya ada yang mencoba-coba untuk oprek sistem apk Gojek sampai akhirnya muncul autobid Gojek ini.

Dengan autobid Gojek ini memungkinkan seorang tukang ojek online Gojek untuk mengambil order yang masuk tanpa harus menekan tombol di aplikasi Gojek sehingga secara otomatis ia menang terhadap order yang masuk tadi. Lalu bagaimana dengan yang tidak menggunakan autobid Gojek? Tentu saja mereka kalah cepat dan otomatis ngga dapat orderan. Ini jelas merugikan tukang ojek online lainnya yang bermain jujur dan mengikuti prosedur yang ada.


Kenapa autobid Gojek ini bisa terjadi?
Autobid Gojek bisa terjadi karena masih lemahnya sistem keamanan dalam aplikasi Gojek. Dari lemahnya keamanan aplikasi Gojek kemudian dimanfaatkan oleh oknum yang ingin mendapat keuntungan lebih dengan cara oprek script di aplikasi Gojek. Bagi anda yang tahu bahasa pemrograman tentu mudah memahami bagaimana autobid Gojek ini dapat terjadi.

Ingat bahwa aplikasi Gojek tersebut merupakan rangkaian bahas pemrograman yang pasti memiliki tahapan-tahapan/alur dalam eksekusi perintah dalam bahasa pemrograman tersebut. Bagi orang yang tahu coding/script, maka ia akan mencari celah dimana autobid Gojek dapat dilakukan. Ia akan mencari script proses, dimana orderan yang masuk siap disebar dan sesaat setelah order disebar maka ia akan langsung membelokan proses tersebut ke nomor/HP nya dan dibuat script untuk langsung memproses orderan tanpa perlu menekan tombol di aplikasi Gojek.

Perlu diingat bahwa hitungan detik dalam nge-bid adalah hitungan yang sangat krusial dan menentukan berhasil tidaknya driver Gojek dalam mengambil order. Apalagi jika handsetnya juga kalah spesifikasi maka akan makin ketinggalan saat nge-bid.

Dengan melihat efek autobid Gojek tersebut maka sudah dapat ditebak mereka yang menggunakan autobid Gojek akan selalu menang dibanding yang biasa-biasa saja sebab kalah cepat.

Lalu, apakah cara tersebut legal? Tentu saja tidak. Autobid Gojek merupakan cara ilegal/curang yang tidak diperbolehkan oleh pihak Gojek. Kalaupun anda menggunakan cara tersebut maka cepat atau lambat pasti akan ketahuan.


Bagaimana ketahuannya seseoarng menggunakan Autobid Gojek?
Ada hal yang perlu diingat bahwa setiap proses memerlukan waktu, sepertihalnya saat kita menelpon pasti ada jeda waktu sesaat sebelum telpon tersambung yang biasa kita dengar sebagai nada tunggu. Nah, dalam sistem pencatatan akan terekam waktu dimana kita menelpon dan waktu saat mulai terjadinya pembicaraan (telpon tersambung), pasti ada jeda walaupun sekian detik. Dan itulah proses yang secara normal terjadi dalam jaringan, pasti ada delay.

Demikian juga dengan proses autobid Gojek. Secara normal, setiap order yang disebar akan akan memerlukan waktu sekian detik sampai akhirnya ada yang menekan tombol terima dari tukang ojek online Gojek di aplikasi Gojek. Misalkan saja sebagai contoh hasil rata-rata delay waktu atau jeda waktu saat order disebar sampai order diambil oleh driver Gojek di aplikasi Gojek adalah 25 detik.

Bagi anda yang menggunakan autobid, maka jeda waktu yang akan tercatat dalam rekaman transaksi anda pasti akan dibawah 25 detik bahkan jauh dibawahnya sebab anda telah meng-otomatisasi proses nge-bid nya sehingga delaynya sangat kecil, mungkin dibawah 3 detik. 

Jika rekaman catatan anda ini terekam secara berulang maka sangat besar kemungkinan anda akan terkena sanksi dari Gojek sebab anda telah bermain curang.


Jadi bagi anda yang sering menggunakan autobid Gojek, bersiap-siaplah menerima teguran. Sistem dapat mendeteksi kecurangan anda yang tentunya akan merugikan anda juga. Sebaiknya bermain jujur saja, selain tidak merugikan orang lain maka hal itu juga menentramkan hati dalam mencari nafkah. 

Semoga tulisan tentang autobid Gojek ini dapat bermanfaat bagi anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Autobid Gojek, Bagaimana dan Mengapa Terjadi Autobid Gojek ?"

Posting Komentar